Jumat, 14 April 2017

Jadi Polisi Di Saat Hari Raya Nyepi

Hai Friends,

Beberapa hari yang lalu, seluruh umat Hindu merayakan hari raya Nyepi. Mungkin kalau bukan di Bali, hari raya Nyepi nggak begitu terasa. Tapi kalau kalian ke Bali pas hari raya Nyepi, dijamin deh… suasananya bikin kalian pengen dateng lagi ke Bali setiap tahun.

Nyepi itu memang hari raya keagamaan yang kebetulan dirayakan secara massal di Bali, dimana pulau Bali juga merupakan pusat wisata internasional. Jadi pada waktu kami umat Hindu merayakan Nyepi, ini justru jadi daya tarik tersendiri bagi turis - turis.

Sebenarnya Nyepi itu adalah perayaan menyambut tahun baru. Mirip seperti Chinese New Year (Imlek) ataupun Tahun Baru Hijriyah umat muslim. Cuman, kami merayakannya dengan cara yang berbeda.

Pada hari raya Nyepi umat Hindu memerlukan suasana hening, sepi dan tenang untuk melakukan renungan / kilas balik / instrospeksi terhadap kehidupan yang telah dilewati. Umat Hindu melakukan Catur Bratha Penyepian yaitu tidak menyalakan api, tidak bekerja, tidak bersenang - senang dan tidak bepergian.

Selama 1x24 jam, Bali dalam keadaan 'tidur'. Tidak ada cahaya lampu, tidak ada kendaraan maupun orang - orang yang melintas di jalan. Bandara Internasional Ngurah Rai pun ditutup pada hari raya Nyepi.

Indomaret, Alfamart juga pada tutup semuanya. Nggak ada orang lalu lalang di jalanan. Bener - bener hening deh pokoknya. Turis - turis juga diberitahu agar tetap di dalam hotel mereka masing - masing.

Seru kan? Lah terus kerjaan Polwan Windi ngapain donk?

Hahahahhaha… Sebagai polisi, tetap harus berjaga - jaga. Kantor polisi pun tetap buka. Cuman tidak seperti biasanya. Kami sebagai polisi beraktivitas dengan lebih tenang. Ketika kami bercakap - cakap di kantor pun, kami tidak menggunakan nada tinggi. Apalagi sampai tertawa terbahak - bahak.

Nah, kebetulan tahun ini, aku kebagian tugas di rumah. Nggak bertugas di kantor seperti temen - temenku.

Jadi aku punya cukup waktu untuk memikirkan apa yang aku lakukan selama setahun terakhir dan apa yang aku mau lakukan di masa mendatang untuk membahagiakan keluargaku. Karena aku baru saja bergabung dengan Oriflame juga dan dalam waktu singkat (1 bulan), aku sudah mencapai level 6%. Mungkin masih belum di level tinggi tapi aku syukuri dan aku nikmati prosesnya.

Itulah yang aku pikirkan di saat Nyepi kemarin. Semoga niat kita semua, asalkan baik dan mulia, diberkati prosesnya oleh Yang Maha Kuasa dan pada akhirnya diberikan yang terbaik untuk kita.

Bagaimana dengan kalian? Setiap menyambut tahun yang baru dalam hidup kalian, apa yang kalian lakukan?

Share ke social mediaku yuk…

facebook.com/windi.jayanti.10
instagram.com/windijayanti

Selasa, 11 April 2017

Terjebak Oleh Keadaan Yang Tidak Menyenangkan

Halo... Polwan Windi lagi di sini... 😉

Kali ini aku mau cerita tentang salah satu kisah hidupku yang mungkin kawan -
kawan sekalian juga pernah mengalami atau bahkan sekarang ini sedang mengalaminya.

Yaitu TERJEBAK OLEH KEADAAN...

Gimana tuh kira - kira?

Well, yang disebut keadaan itu sebenarnya macamnya banyak sekali. Bisa jadi
karena kondisi keuangan, pernikahan, perceraian, atau kondisi yang memang
sejak lahir sudah begitu.

Seolah kondisi ini adalah nasib dan takdir kita yang harus kita terima dengan
ikhlas dan pasrah.

Tapi, aku punya pendapat berbeda... Aku adalah orang yang tidak mudah menerima
kenyataan begitu saja selagi ada harapan dan kesempatan untuk merubahnya.

Misal, Aku punya impian untuk mengajak ibu dan adikku untuk liburan ke Jepang
dalam tahun ini. Namun, aku juga punya kebutuhan yang harus terpenuhi. Yang
tentunya urusan duit musti dibagi agar keduanya bisa tercapai.

Apakah aku pasrah begitu saja dengan nasib atau takdir ini? Oh jangan donk...

Kalau aku melihat lagi kondisi jam kerja ku yang lebih dari 12 jam setiap hari,
hampir mustahil aku bisa memiliki penghasilan sampingan yang bisa aku kerjakan
untuk menambah duit guna melihat ibuku di Jepang suatu hari nanti.

Nyatanya, kalau kita memang mau merubah hidup kita, ada juga kok jalannya.

Beberapa waktu yang lalu, aku ketemu lagi dengan temanku SMP. Dia mengerjakan
salah satu bisnis kecantikan dan kebetulan dia sedang ada lowongan part-time.
Dan dia menawarkannya ke aku.

Kalau aku pada waktu itu tidak take action untuk mengambil kesempatan itu,
mungkin sekarang aku tidak punya penghasilan tambahan. Mungkin aku akan kubur
dalam - dalam impian membahagiakan ibuku dan pasrah menerima 'takdir' ini.

Nah, kalo kalian dalam kondisi sedang terjepit finansial seperti aku dulu,
sementara kalian masih punya cita - cita dan impian yang mulia, kenapa
kita nggak menjadi kawan seperjalanan dalam mewujudkannya?

Betul nggak? Daripada kalian kumpul dengan orang - orang yang terkadang
menjatuhkan impianmu, mending kumpul saja dengan orang - orang yang sevisi
untuk mewujudkan impian bersama.

Aku punya beberapa social media yang bisa kalian follow, kita bisa jadi
teman di social media ini dan siapa tahu kita berjodoh dalam mewujudkan
impian - impian kita bersama. Sebab setiap hari, aku di kepolisian tentu
melihat berbagai hal yang baru dan setiap saat ada peluang yang mungkin bisa bermanfaat untuk kalian semua.

Ini akun socmed ku :

facebook.com/windi.jayanti.10
instagram.com/windijayanti